Jumat, 08 Agustus 2014

Secret Admirer

Dulu, ku merasa kau telah ada didalam genggaman
Ternyata aku salah menafsirkan perlakuanmu saat itu
Mungkin aku yang terlalu berharap lebih
Awalnya cuma lelucon yang kuanggap bercanda
Tapi lama kelamaan rasa itu semakin menjadi
Aku tak tau rasa ini berawal dari mana
Semakin hari kau semakin menjauh dariku, aku tak tahu jelas apa salahku terhadapmu.
Kita tak pernah saling sapa lagi
yang lebih parah kita seperti orang yang tak saling kenal.
Aku mencoba mempertahankan semua ini, dengan memperjuangkan perasaan ini.
Kamu penyemangatku setiap hari, tapi melihatmu juga yang membuat hati ini sakit.
Akankah semuanya akan kembali seperti dulu?
haruskah perjuanganku berakhir karena pengabaianmu.
Aku yang bodoh atau kamu yang bodoh?
Maafkan aku jika selama ini menggangu kenyamananmu, mungkin sekarang kau tak merasakan sakitnya berjuang sendiri seperti yang sedang aku lakukan
Saat ini aku mencoba menjauh, yakinlah kau akan menyesali telah menyia-nyiakan orang yang telah memperjuangkanmu.
Iya. Aku lah orangnya 😁

Tidak ada komentar:

Posting Komentar